Tampilkan postingan dengan label Biogeografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biogeografi. Tampilkan semua postingan

Produksi Ternak Jawa Barat

Kabupaten/Kota Sapi Potong Sapi Perah Kerbau Kuda Kambing Domba Babi
Kab/Reg.






01.Bogor 18.196 5.907 17.710 254 106.787 221.149 2.493
02.Sukabumi 15.708 4.698 12.260 122 64.569 472.812
03.Cianjur 27.040 2.864 12.816 1.449 96.113 277.308
04.Bandung 13.806 27.017 3.603 2.134 19.793 205.376
05.Garut 12.099 16.197 12.394 2.442 76.846 589.676
06.Tasiknalaya 29.465 1.759 16.670 330 58.545 236.499
07.Ciamis 34.292 194 6.049 170 116.148 175.470
08.Kuningan 17.014 5.191 5.685 584 9.917 125.335
09.Cirebon 2.131 127 3.940 161 8.044 160.605
10.Majalengka 8.692 1.006 4.442 230 12.118 238.694
11.Sumedang 29.580 9.744 4.213 526 34.499 151.964
12.Indramayu 7.311 1.981 2.033 152 55.685 178.883
13.Subang 16.684 1.366 5.669 166 26.718 234.080
14.Purwakarta 19.763 7 27.613 93 86.397 600.044
15.Karawang 15.391 34 3.786 161 480.917 870.408 391
16.Bekasi 14.744 99 2.117 67 98.208 166.260 1.599
17.BandungBarat 6.564 29.316 3.134 3.180 38.020 333.078 -
Kota/City






18.Bogor 65 903 83 60 7.475 14.582
19.Sukabumi 285 273 107 102 411 5.718
20.Bandung 223 1.063 136 115 178 11.140
21.Cirebon 344 4
4 139 5.390
22.Bekasi 1.521 - 414 75 7.228 4.949 290
23.Depok 1.390 714 556 216 12.997 5.501
24.Cimahi 336 356 50 417 241 7.725
25.Tasikmalaya 2.149 419 285 410 2.032 9.354
26.Banjar 761 11 82 97 10.987 9.836
JawaBarat 295.554 111.250 145.847 13.717 1.431.012 5.311.836 4.773
2007 272.264 103.489 149.030 15.755 1.294.453 4.605.417 7.043
2006 254.237 97.367 149.444 15.555 1.148.547 4.221.806 1.247

Produksi Perkebunan

Luas Areal dan Produksi Perkebunan Besar Negara Menurut Jenis Tanaman di Jawa Barat 2006

Jenis Tanaman
Crops
Luas Areal (Ha)
/ Area (Ha)
Produksi /
Production
Tanaman
Muda
Menghasilkan Tanaman
Rusak
Jumlah
Total
Jumlah
Quantity
Wujud
Produksi
Young
Crops
Produced
Crops
Damage
Crops

(Ton/Tons) Type
of Products
01. Karet/Rubber 4.637,01 18.487,11 216,89 23.341,01 23.112,47 Karet-kering
02. Kelapa/Coconut - 604,45 - 604,45 179,53 Kopra
03. Kelapa Sawit 4.625,93 869,95 693,06 6.188,94 9.220,82 Tandan Segar
04. Teh / Tea 549,54 26.134,89 - 26.684,43 45.692,18 Teh Kering
05. Kina/Cinchona 1.183,71 2 .608,18 - 3.791,89 673,53 Kulit Kering
06. Kakao/Cocoa - 2.839,68 - 2.839,68 1.118,35 Biji Kering
07. Cengkeh/Clove - - - - - Bunga Kering
08. Tebu/Sugar Cane - 12.024,31 - 12.024,31 64.169,06 Hablur
09. Gutta Perca - 417,00 - 147,00 0,79 Gutta
Jawa Barat 10.996,19 63.985,57 909,95 75.891,71 144.166,73 -

Produksi unggulan perkebunan di Jawa Barat adalah Tebu, teh, karet dan kelapa sawit

Sumber : BPS Jawa Barat

Produksi Padi Jawa Barat

Kabupaten Luas Panen (Ha) Hasil /Ha (Kw/Ha) Produksi (ton)
01.Bogor 83.940 58 484.517
02.Sukabumi 133.314 51 680.664
03.Cianjur 135.354 53 715.060
04.Bandung 66.949 58 387.159
05.G a r u t 129.690 55 711.511
06.Tasikmalaya 110.614 60 658.701
07.C i a m i s 97.460 60 583.593
08.Kuningan 56.133 57 320.224
09.Cirebon 73.465 57 419.154
10.Majalengka 91.510 55 500.377
11.Sumedang 74.052 54 400.739
12.Indramayu 188.276 56 1.048.016
13.Subang 169.984 58 981.963
14.Purwakarta 40.172 53 210.975
15.Karawang 184.432 59 1.086.508
16. B e k a s i 102.095 55 565.580
17.Bandung Barat 37.137 52 192.615
Kota
18.B o g o r 1.273 59 7.492
19.Sukabumi 3.499 57 20.010
20.Bandung 2.331 55 12.851
21.Cirebon 482 56 2.697
22.Bekasi 1.834 55 10.039
23.Depok 757 59 4.453
24.Cimahi 668 59 3.915
25.Tasikmalaya 11.875 55 64.817
26.Banjar 6.332 59 37.431
Jawa Barat 1.803.628 56 10.111.064
2007 1.829.085 54 9.914.019
2006 1.798.260 52 9.418.572
2005 1.894.796 52 9.787.217


Daerah penghasil padi di Jawa Barat paling banyak terdapat Indramayu dan Karawang kemudian Subang, Cianjur dan Garut

Sumber : BPS Jawa Barat

Biogeografi Jawa Barat

Biogeografi adalah ilmu yang mempelajari dan berusaha untuk menjelaskan distribusi organisme di permukaan bumi. Di Jawa Barat terdapat flora dan fauna yang khas.

1.Jalak Kerbau

Ciri-ciri
Tubuhnya berukuran sedang ± 25 cm. Bulu abu-abu tua ham-pir hitam, kecuali bercak pu-tih pada bulu primer (terlihat mencolok sewaktu terbang) serta tunggir dan ujung ekor putih. Jambul pendek. Iris jingga, paruh dan kaki kuning. Burung re-maja/muda lebih coklat.

Habitat dan Penyebaran
Secara global di Asia Timur, Asia Tenggara kecuali semenanjung Malaysia, Jawa, Bali dan Sulawesi serta diintroduksi ke Sumatera.
Mencari makan di atas tanah, lapangan rumput, dan sawah. Sering hinggap di atas atau dekat sapi atau kerbau, menangkap serangga yang terhalau atau tertarik ternak tersebut.

Makanan
Makanan terutama berupa serangga dan invertebrata lain
Perkembangbiakan
Berkembang biak sekitar bulan Mei sampai November, dengan jumlah telur antara 2 – 3 butir setiap pengeraman

2. Lele

Ciri-ciri
Bentuk badan lonjong. Kepala pipih. Kepala ditutupi tulang keras dan mempunyai tonjolan-tonjolan halus. Di sekitar moncong mu-lutnya terdapat empat pasang kumis. Badannya tidak bersisik dan kulitnya licin. Warna hijau gelap, punggung berwarna licin keco-klatan, dan bagian bawah badannya lebih terang. Panjang badan mencapai 40 cm, umumnya sekitar 20-25 cm.

Habitat dan Penyebaran
Hidup di perairan tawar, sungai-sungai di semua provinsi mulai Irian Jaya sampai Aceh dan Asia. Ikan ini sudah dibudidayakan di kolam atau bak-bak tembok.
Makanan
Memakan berbagai jenis pakan baik binatang hidup seperti anak katak, cacing tanah , cacing air (tubifex), daphnia atau monia dan rayap maupun hewan mati dan bagian-bagiannya.

Perkembangbiakan
Dengan bertelur, mula-mula ikan yang berlainan jenis berenang berpasangan sambil menari-nari. Pelepasaan telur dari induk betina diikuti pelepasan sperma oleh induk jantan, lalu terjadi pemijahan di dalam air (pemijahan eksternal). Telur yang dibuahi akan menetas dalam waktu 20 jam. Induk betina akan berjaga di sarang sampai anak lele mandiri, sedangkan induk jantan langsung pergi setelah pemijahan. Seekor betina dapat menghasilkan 1 000 – 4 000 butir telur setiap kali pemijahan.

3.Petrakomala

Ciri-ciri
Perdu atau pohon kecil dan tingginya mencapai 5 m. Cabang tidak berduri atau dengan duri-duri yang lurus.Daun majemuk menyirip ganda, panjang rakis 10 – 40 cm dengan 5 – 9 pasang sirip daun, daun penumpu mendapus. Anak daun saling berhadapan dengan jumlah 6 – 12 pasang anak daun pada setiap sirip. Perbungaan di ketiak atau di ujung-ujung ranting, berbentuk malai atau tandan. Bunga berkelamin dua, mahkota bunga merah atau kuning. Buah polong dengan 8 – 12 biji. Biji berwarna coklat atau hitam.

Pembudidayaan
Petrakomala biasanya tumbuh di daerah dekat pantai dan menyukai iklim kering musiman. Tanaman ini pada umumnya ditanam di halaman-halaman rumah, taman-taman dan di pinggir-pinggir jalan. Cara perbanyakkan biasanya dilakukan dengan mengecambahkan bijinya. Biji mulai berkecambah setelah 2 minggu di dalam medium perkecambahan yang berupa tanah atau pasir.

Musim berbunga dan berbuah
Musim berbunga dan berbuahnya sepanjang tahun

4. Senggang

Ciri-ciri
Umur tanaman senggang sekitar 1 tahun dengan tinggi ± 1 meter. Daunnya bertangkai panjang, berbentuk belah ketupat dan rasanya pahit. Tumbukan daunnya dapat digunakan sebagai obat bisul dan bronkitis.

Deskripsi
Umur tanaman sekitar 1 tahun, dengan tinggi ± 1 m. Daun bertangkai panjang, berbentuk belah ketupat dan asanya pahit

Penggunaan
Tumbukan daun sebagai obat bisul,dan bronchitis, dan sebagai obat radang tenggorokan


Karakterisitk Biogeografi Jawa Barat
Jawa barat merupakan wilayah yang subur dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Sumber daya air sebagai sarana kehidupan manusia juga melimpah. Karena kesuburannya,masyarakat jawa barat amat akrab dengan pertanian. Sselain itu kekayaan yang terkandung di jawa barat, seperti hutan yang tumbuh subur, laut yang luas dan kaya akan sumber dayanya, memiliki nilai ekonomis. Hutan di jawa barat memiliki hasil produk utama seperti kayu. Hutan juga dijadikan tempat pelestarian hewan hewan langka serta observasi sehingga memiliki fungsi ekologis juga.

Laut di jawa barat memiliki kekayaan alam yang melimpah, selain sebagai tempat observasi laut juga dapat di jadikan sebagai tempat wisata.
Banyak pengunjung yang berdatangan ke wilayah jawa barat untung melihat keindahan bawah laut. Laut juga di gunakan sebagai pembudidayaan hewan hewan laut seperti ikan, udang,terumbu karang. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat berasal dari laut, seperti nelayan. Ada pula tempat pariwisata yang menarik seperti pantai pasir putih dan pengandaran yan g banyak di kunjungi wisatawan.


Blogger Template by Blogcrowds


Copyright 2008 | Blogger Templates by GeckoandFly modified and converted to Blogger by Blogcrowds.

Distributed by Blogger Templates